Artikel

Tangkap Peluang Saat Pandemi, Unifam Kejar Pertumbuhan Penjualan 20%

Post pada 11 Dec 2020

United Family Group (Unifam), perusahaan yang bergerak dalam bisnis fast moving consumer goods (FMCG) menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 20% hingga 21% di tahun 2020. Chief Executive Officer United Family Group, Steven Erwin Wijaya mengatakan, secara year to date, hingga akhir Agustus 2020 pihaknya telah mencatat angka pertumbuhan penjualan sebesar 14%-15%. “Pandemi ini kami jadikan peluang untuk mencapai target pertumbuhan penjualan minimal 20%,” ujar Steven kepada Majalah Investor belum lama ini. Untuk mencapai target tadi Unifam melakukan berbagai terobosan termasuk meluncurkan produk-produk yang dinilai permintaannya tinggi di masa pandemi Covid-19. “Sebelum pandemi melanda Indonesia, di Februari kami kumpul bareng top management, kami sepakati harus jadi bagian dari solusi bukan bagian dari problem. Kami rilis produk baru, salah satunya hand sanitizer Unifam dengan alkohol 70% lalu produk vitamin C untuk anak-anak dan Milkita diupgrade menjadi susu kental manis sehat yang berguna untuk masyarakat dengan target pasar kalangan menengah – bawah,” paparnya.

Disamping itu, optimisme mencapai target didasarkan atas kondisi industri makanan dan minuman yang dinilainya paling stabil dibanding sektor bisnis lain. “FMCG itu kan real sektor berbeda dengan real estate dan financial. Sehingga di masa pandemi sekarang kita bersyukur tidak terlalu terdampak, lebih stabil,” urainya. 

Sementara untuk memacu pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang, Unifam berupaya memperluas pasar ekspor. Saat ini produk-produk United Family menurutnya sudah merambah ke 20 negara. Bahkan di sejumlah negara Perseroan telah mengoperasikan anak usaha seperti di Amerika Serikat, Vietnam, Filipina dan Tiongkok. Adapun pangsa pasar ekspor menurut Steven telah berkontribusi sebesar 15%-20% terhadap total penjualan Perseroan. Selain itu, saat ini Unifam tengah mempersiapkan ekspansi mendirikan pabrik baru di sebuah kawasan industri baru. Steven belum mau merinci lokasi pabrik itu dibangun termasuk nilai investasinya. “Yang pasti investasi yang kita gelontorkan akan mencapai ratusan miliar, dan diharapkan pabrik baru mulai dibangun pada tahun 2021 dan ditargetkan beroperasi pada tahun 2023” ujarnya. Saat ini Unifam mengoperasikan pabrik di Jakarta, Serang dan Sidoarjo.    


Artikel ini telah tayang di Investor.id dengan judul "Tangkap Peluang Saat Pandemi, Unifam Kejar Pertumbuhan Penjualan 20%

Editor : Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id) Sumber : Majalah Investor

Bagikan Artikel