Artikel

Tak Pernah Ada Kata Terlambat Bangun Bonding dengan Ajak Si Kecil Bermain  

Post pada 29 Oct 2021

Dalam masa tumbuh kembang, anak mengisi waktu dengan bermain untuk mengeksplorasi sekitar. Selain itu beberapa permainan dalam rumah juga dapat mengedukasi anak.
 
Namun, padatnya aktivitas baik di kantor atau di rumah, seringkali membuat orangtua melewatkan waktu bermain bersama anak. Bahkan seringkali memintanya untuk bermain sendiri. Bahkan tak jarang meninggalkan si Kecil dengan gadget.
 
Padahal banyak manfaat bermain bersama anak. Dengan bermain, koordinasi motorik kasar (tangan dan kaki) dan halus (jari-jari) anak jadi terlatih. Selain itu dengan bermain dengan sebaya atau dengan keluarga maka bisa meningkatkan kemampuan bersosialisasi dan psikologi.

Baca juga: Bingung Jelaskan Vaksinasi ke Anak? Berikut Penjelasannya
 
Maka itu, coba deh beberapa tips agar waktu bermain dengan anak dapat menciptakan bonding yang lebih kuat.
 
1. Belikan Mainan
 
Agar permainan terasa lebih seru dan tidak membosankan, mungkin bisa memberikan mainan anak terbaru. Biarkan Si Kecil tetap update dengan mainan terkini.
 
Meski begitu, membelikan mainan saja tidaklah cukup. Orangtua perlu berperan aktif dalam mendampingi Si Kecil bermain. Kehadiran orangtua lebih membantu stimulus anak terhadap mainan. 
 
2. Role Playing
 
Cobalah sesekali mengajak untuk bermain peran atau role play. Misalnya, mengajak anak bermain sebagai penjual dan pembeli barang atau berperan sebagai dokter dan pasien. Selain melatih imajinasi, anak juga uga belajar bahasa dan bersosialisasi.
 
3. Mengajak Masak dan Makan Bersama 
 
Daripada membiarkan anak duduk makan sendiri sambil mata mengarah gadget, lebih baik mengajaknya masak bersama. Selanjutnya mengajak anak menyantap makan bersama di meja makan tanpa gadget bisa membuat anak terbuka untuk bercerita.
 
Sekarang tinggal memilih jenis camilan yang enak dikunyah sekaligus tetap sehat bersama si Kecil. Dari sekian pilihan, silahkan jajal permen susu Milkita dan juga permen lolipop Milkita.
 
Kunyah tiga butir permen lolipop milkita, kandungan kalorinya setara dengan segelas susu. Dengan cita rasa yang khas, camilan produksi PT United Family Food (Unifam) ini mudah disukai anak-anak sampai orang tua.
 
Di samping itu, permen susu Milkita dapat menjadi andalan kaum ibu yang buah hatinya kurang doyan minum susu. Permen Susu Milkita dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak-anak. Alhasil, permen ini menjadi pilihan terbaik untuk cemilan mereka.
 
Selain bisa membuat si Kecil lebih lahap, makan bersama orangtuanya merupakan waktu yang berharga bagi anak.  Tentu akan berbeda rasanya saat ia makan sendiri dan makan bersama Moms.
 
4. Bermain di Luar Rumah   
 
Orangtua di pemukiman padat harus pintar mengatur strategi mengajak anak ke luar rumah. Salah satunya mengajak anak bermain di luar, saat tidak banyak tetangga beraktivitas di luar rumah, dan menghindari berkumpul dengan selain anggota di satu rumah. Misalnya ada waktu di luar agak sepi, pada pagi hari, ketika orang masih belum terbangun. Atau orang sudah berangkat beraktivitas, mengajak anak berolahraga. 
 
5. Menonton Bersama
 
Aktivitas terakhir yang bisa dilakukan saat bersama dengan anak adalah menonton video edukatif. Menonton video edukatif khususnya di digitalisasi bukanlah hal yang sulit, anak dapat belajar meski tetap berada di rumah.
 
Padatnya rutinitas pekerjaan di kantor dan di rumah, seringkali membuat Moms stres dan lelah. Seperti yang Moms tahu, ada banyak tawa dan kesenangan dalam gerakan dan permainan. Kapan terakhir MomsMama mengalaminya?
 
Perlu diketahui bahwa, siapapun tidak pernah terlalu tua untuk bermain, dan Moms tidak perlu malu bermain dengan si Kecil dan bertingkah seperti anak kecil. Mari bermain!
 
Baca juga: Siasat Supaya Anak Mau Terbuka dengan Orangtua  


 

Bagikan Artikel