Artikel

Pertimbangan Ada Ruang Bermain di Rumah, Hindarkan Rumah Jadi ‘Kapal Pecah’

Post pada 20 Jan 2023

Sulit menjaga rumah jauh dari kata berantakan bila punya buah hati yang aktif dan kreatif. Saking berantakan, sering kali disamakan dengan ‘kapal pecah.’ Meskipun bunda berusaha keras merapikan barang, tapi nggak bakalan awet. Dalam hitungan menit, berantakan lagi.

Ada cara yang mungkin bisa bunda tempuh agar rumah tidak melulu seperti ‘kapal pecah’. Jalan keluarnya dengan membuat ruang bermain anak di rumah. Memang sih tantangannya bila rumah tak begitu luas dan tak punya ruang cukup membuat tempat bermain.

Tak perlu besar kok. Yang penting bisa mengakomodir anak bermain untuk menyalurkan kreativitasnya. Apalagi membuat ruang bermain anak di rumah itu punya segudang manfaat. Berikut beberapa alasan kenapa bunda perlu mempertimbangkan bikin ruang bermain anak di rumah.

BACA: Tidak Ada yang Salah Kok Anak Punya Sifat Pemalu

1. Rumah lebih rapi

Ini kan yang bunda inginkan! Yup, kehadiran ruang bermain anak akan membuat rumah lebih rapi. Dilansir The Source Online Me, ruang bermain di rumah akan membuat anak punya ruangan khusus di mana dia bebas mengatur sesuka hati. Selain itu, anak akan lebih disiplin dalam bermain karena sudah punya ‘arena spesial’ di rumah.

2. Belajar mengorganisir barang

Karena anak merasa ruang bermain adalah ‘daerah kekuasaan nya’, maka dia bebas mengatur barang-barang miliknya. Dia akan belajar menyortir mainan, mengelompokkan barang, mendekorasi, dan lain-lain.

3. Paham fungsi ruangan

Begitu ada ruang bermain di rumah, anak menjadi paham akan fungsi ruang-ruang di rumah. Misalnya saja kamar yang berfungsi sebagai ruang istirahat, ruang keluarga di mana tempat berkumpul, ruang tamu, dan sebagainya. Di saat bersamaan, ketika ruang bermain terpisah dengan kamar, maka anak akan belajar bila masuk kamar berarti waktunya tidur bukan lagi bermain.

BACA: Ketahui Benefit Terapkan Mindful Eating pada Buah Hati

4. Belajar menghargai privasi

Sekali lagi, anak merasa ruang bermain adalah arena kekuasaanya. Artinya, dia bisa menentukan siapa saja yang boleh masuk ke ruang bermain. Dari sini secara pelan-pelan, anak akan belajar menghargai privasi orang lain.

5. Mengasah kreativitas

Ruang bermain dapat mendorong anak lebih kreatif. Dia bisa menciptakan sesuatu, membuat sesuatu, bahkan merealisasikan imajinasinya dengan benda-benda yang ada di ruang bermain. Bunda bisa bayangkan bila tidak ada ruang bermain, anak akan membolak-balikkan kursi dan meja lantaran sedang bermain kapal-kapalan!

Dari sini sudah kebayang bukan bila ruang bermain itu menjadi ‘benteng’ agar rumah tidak kacau balau seperti kapal pecah. Mungkin di awal-awal anak enggan bermain di ruangan khusus itu, tapi bunda tak perlu risau. Cobalah siapkan Pino Es Serut Buah yang sudah dibekukan di kulkas ke ruang bermain. Berikan syarat, dia hanya bisa menyantap kesegaran Pino Es Serut Buah di ruang bermain. Silakan dipraktikkan bunda!

Jangan lupa untuk mengunjungi Instagram PINO Indonesia, Tokopedia & Shopee UNIFAM Official Store untuk mendapatkan promo terbaik dari produk-produk UNIFAM.  


 

Bagikan Artikel