Artikel

Permen Susu Milkita Lahir dari Keprihatinan Rendahnya Konsumsi Susu Anak Indonesia

Post pada 05 Feb 2021

Pernah ngemut permen susu Milkita? Kalau iya, gimana rasanya? Sudah pasti enak plus bergizi pula. Nah, permen susu Milkita ini ternyata sudah beredar ke mancanegara. Mulai dari Vietnam, Filipina, Tiongkok, Amerika Serikat dan lain sebagainya. Tapi tahukah asal usul permen legendaris dari Unifam ini?
 
Oke, langsung lanjut. Setelah sukses dengan produk kembang gula varian rasa, Susylia Sukana yang merupakan Founder Unifam, mulai memikirkan produk lain yang belum ada. Produk yang dapat memberikan manfaat besar untuk konsumennya.
 
Susy, demikian sapaan akrabnya, meriset pasar dan produk yang cocok untuk keluarga Indonesia di rentang tahun 1995-1996. Dari risetnya, terungkap fakta gizi anak-anak Indonesia pada masa itu belum terpenuhi dengan baik. Kemudian ditambah lagi tingkat konsumsi susu yang rendah.
 
Dari sinilah, perusahaan manufaktur permen Unican, awal dari perusahaan Unifam, mulai menciptakan cemilan sehat. Dengan begitu anak-anak Indonesia dapat tumbuh lebih sehat dan cerdas. Lalu terciptalah sebuah ide membuat produk permen susu.
 
Melalui produk ini, Unifam berharap anak-anak dapat mengkonsumsi permen sekaligus merasakan manfaat dari susu yang terkandung di dalamnya. Alhasil, tercetuslah nama Milkita sebagai label produk permen susu ini.
 
Sosok yang bertanggung jawab atas produk ini adalah Vice President Research & Development Unifam Suniarti Pangjaya. Proyek permen susu Milkita langsung diamanatkan kepada Suniarti begitu pulang ke Tanah Air usai menamatkan kuliah di Amerika Serikat.
 
“Proyek paling besar yang saya tangani ialah Milkita. Pas saya pulang. Bu Susy tugaskan saya memonitor proyek pabrik baru di Cikande. Memproduksi dari nol sampai ada bangunan hingga isi mesin dan produksi permen soft candy Milkita. Pada saat itu kami kolaborasi dengan Dasatria. Perusahaan konstruksi milik suami Ibu Susy, Rusli Wijaya,” terang Suniarti.
 
Formula soft candy permen susu Milkita pertama juga dilakukan oleh Mr Iwai, konsultan dari Jepang yang telah banyak membantu Susy di awal-awal bisnisnya.
 
“Pengembangannya mulai dari pemilihan rasa, balancing waktu produksi semua dari saya. Sementara formulasi pertama itu dari konsultan Jepang, Mr Iwai. Orangnya baik, dan banyak transfer knowledge ke saya. Dari tahun 1995 sampai 2005,” tambah Suniarti.
 
Saat awal produksi permen susu Milkita, Suniarti mengaku mengalami masa-masa di mana permen seperti patah-patah dan lengket.
 
Tetapi, Suniarti dan Mr Iwai terus bekerja mencari solusi hingga kemudian menemukan formula sempurna. Setelah ditemukan formula yang tepat untuk Permen Susu Milkita, Suniarti kembali mengembangkan produk-produk lain. Satu di antaranya Milkita Susu Kental Manis yang kini menjadi produk andalan kedua Unifam setelah permen susu Milkita.
 
Awal pengembangan permen susu Milkita terasa begitu menantang Suniarti dan Mr Iwai. Hal tersebut  karena sebelumnya Unican lebih banyak memproduksi hard candy. Sementara Milkita permen susu adalah soft candy.
 
“Proses produksi kembang gula soft candy begitu menantang. Karena sebelumnya, baru bisa membuat hard candy. Waktu pertama membuat formula, gagal terus hingga tercipta formula sempurna. Dalam percobaan itu, berton-ton bahan terbuang,” timpal Usman Effendy yang pada masa itu bertanggung jawab sebagai SPV semua ruangan mulai cooking, wrapping, dan finishing di pabrik Kapuk.
 
Untuk mengakomodasi produk barunya itu, Susy sengaja menyiapkan pabrik kedua yang khusus untuk produksi soft candy Milkita. Lokasinya seluas tujuh hektar di Cikande, Serang, Banten. Tahun 1995 Susy meminta Usman untuk menyiapkan pabrik barunya di Cikande.
 
“Pada 1996, saya diminta untuk set up pabrik baru, dari lahan nol, perancangan layout, Mekanikal Elektrikal, saya yang lead. Di bawah pengawasan Ibu Amelia dan Ibu Suniarti,”ujar Usman.
 
Hingga kini, Permen Susu Milkita jadi pilihan keluarga Indonesia. Terutama untuk anak-anak yang membutuhkan tambahan nutrisi yang bisa didapatkan dari permen Susu Milkita yang kaya dengan kalsium.
 
Baca juga:  Alasan Kunyah Permen Susu Milkita Pas Penuhi Gizi sekaligus Hibur Diri di Masa Pandemi

Bagikan Artikel