Artikel

Pembelajaran Tatap Muka Bakal Diberlakukan, Apa yang Sebaiknya Orangtua Ketahui?

Post pada 30 Sep 2021

Dalam waktu dekat, sekolah mulai menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Meski begitu, tidak sedikit orang tua yang masih ragu melepas anak ikut pembelajaran tatap muka lantaran berisiko tertular virus Covid-19.
 
Sah-sah saja bila muncul keraguan terhadap kebijakan pembelajaran tatap muka. Terlepas dari itu, ada baiknya orangtua mempertimbangkan beberapa hal sebelum mengizinkan anak ikut sekolah tatap muka.
 
1. Cek kondisi kesehatan  
 

Hal pertama adalah mengecek secara berkala kondisi kesehatan anak dengan mengukur suhu tubuh setiap hari. Akan lebih baik lagi jika ada thermo gun yang lebih cepat menampilkan hasil tanpa bersentuhan dengan permukaan kulit. Jika suhu tubuh anak di atas batas, batuk, dan sesak napas sebaiknya minta izin tetap di rumah.
 
2. Pastikan sudah vaksin
 
Pemerintah telah menyatakan vaksin COVID-19 bisa diberikan mulai umur 12 tahun. Sebelum anak menjalankan sekolah tatap muka, pastikan telah vaksin sesuai dosis yang disarankan tenaga kesehatan. Bila belum, segera mendaftarkan anak ke layanan kesehatan penyedia vaksin terdekat.
 
Jika anak belum vaksin, sebaiknya tanyakan ke sekolah apakah tetap bisa mengikuti tatap muka. Perhatikan pula jumlah guru di sekolah tersebut yang juga sudah divaksin.
 
3. Pastikan sekolah sudah menerapkan prokes
 
Orangtua wajib tahu satuan pendidikan anaknya telah menerapkan protokol kesehatan sebelum kebijakan sekolah tatap muka diberlakukan. Termasuk juga informasi tentang panduan protokol kesehatan.
 
Beberapa pelaksanaan prokes yang wajib diketahui adalah apakah guru dan warga sekolah lain telah vaksin, penerapan jaga jarak di kelas dan fasilitas lain, kemudahan cuci tangan tiap saat.
 
Orangtua juga bisa  menaruh hand sanitizer di tas anak agar anak bisa terjaga kebersihannya. Beruntungnya, orang tua dapat membeli produk hand sanitizer dari UNIFAM.
 
Hand Sanitizer Unifam merupakan pembersih tangan semprot praktis mengandung Antiseptik bahan aktif Alkohol 70%. Diperkaya Natural Moisturizer Aloe Vera yang menjaga kulit tidak kering sehingga tetap lembut dan dengan Natural Essential Oil bukan pewangi sintetik. 
 
Unifam Hand Sanitizer cepat kering, lembut di kulit dan tidak lengket. Telah teruji klinis, 99% efektif membunuh virus dan bakteri dengan reaksi cepat.Tersedia dalam 3 aroma yakni Lavender, Peppermint dan Lemon.

Baca juga: Peduli Gizi Anak, UNIFAM Donasikan 10 Ribu Karton Pino Jelly ke Panti Asuhan dan PAUD    

4. Memilih transportasi ke sekolah
 
Tidak disarankan untuk menggunakan transportasi umum bagi siswa untuk pergi dan pulang dari sekolah. Sebaiknya antar dan jemput anak dengan kendaraan pribadi bila memungkinkan. Jika tidak, sekolah dapat berkoordinasi dengan dinas perhubungan untuk menyediakan sarana transportasi khusus siswa sekolah, tidak bercampur dengan masyarakat umum.
 
5. Bekali Anak dengan Pengetahuan Protokol Kesehatan 
 
Orang tua perlu menjaga asupan sarapan dan bekal makan siang kepada anak. Kemudian memastikan anak berangkat dan pulang dari sekolah tidak mampir ke mana-mana.
 
Bekal makan siang diperlukan agar anak tidak keluar jajan diluar sekolah. Pastikan bekal tersebut kaya dengan nutrisi untuk menunjang daya tahan tubuh. Anda juga bisa bekali anak dengan produk Unifam seperti  Pino Jelly High Vit C. Camilan satu ini termasuk golongan panganan sehat karena tingginya kandungan vitamin C dan kandungan serat.
 
Dengan bahan baku konnyaku, membuat Pino Jelly High Vit C dapat jadi camilan kapan saja dan bikin kenyang tapi rendah kalori hanya 70 kalori per cup-nya, jadi bebas dari rasa bersalah setelah ngemil.

Baca juga: Santap Makanan yang Tepat dapat Membantu Ibu Kelola Emosi saat Asuh Anak Lho!


 

Bagikan Artikel