Artikel

Mengapa Anak Perlu Belajar Pertolongan Pertama pada Kecelakaan?

Post pada 23 Sep 2022

Membekali buah hati dengan pengetahuan pertama termasuk penting, lho bunda! Apalagi bila tidak ada orang dewasa saat anak menghadapi situasi darurat medis. Bagaimana pun, situasi darurat medis itu dapat terjadi di mana saja dan kapan saja.

Faktor inilah yang mendasari pentingnya menularkan keterampilan mengelola situasi darurat medis ke anak. Paling utama adalah memberi pengetahuan dasar seputar Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) pada anak. pengetahuan P3K ini mencakup penanganan luka maupun cedera yang berpotensi terjadi sehari-hari.

Dengan mempelajari pengetahuan P3K, anak dapat lebih siap menghadapi kondisi krisis secara cepat dan efisien. Anak juga punya bekal untuk menolong diri sendiri maupun orang lain sebelum mendapat pertolongan dari tenaga medis.

BACA: Siasat Anak Belajar Konsep Waktu, Langsung Praktik di Rumah Ya!

Langkah pertama adalah mengenalkan kotak P3K yang idealnya tersedia di rumah. Pastikan kotak P3K itu dapat terjangkau anak. Informasikan dengan detail setiap benda di dalamnya. Meski mungkin belum paham betul isi benda itu, tapi mereka dapat diajari keterampilan dasar saat keadaan darurat terjadi.

Keterampilan dasar yang dapat bunda ajarkan pada anak antara cara membersihkan luka dan menutup luka dengan kain perban, menghentikan pendarahan, penanganan awal luka gigitan hewan, penanganan luka bakar, dan sejenisnya.

Bila memungkinkan, ajak anak berlatih menggunakan benda-benda dalam P3K dalam peragaan maupun bunda sengaja merancang skenario darurat di rumah layaknya permainan. Dengan begitu, anak akan mudah memahami maksud dari situasi darurat meski dilakukan sambil bermain. Boleh saja kok bunda menyiapkan Pino Es Serut Buah yang sudah dibekukan dulu agar aktivitas belajar pengetahuan P3K lebih seru.

BACA: Anak Dikaruniai Naluri Pemaaf, tapi Perlu Latihan Terus-menerus

Pada dasarnya, mengenalkan pengetahuan P3K ini ke anak bertujuan untuk menghindari cedera yang lebih parah. Kemudian juga terbangun kesadaran pada anak tentang apa yang boleh atau pun tidak boleh dilakukan. Terakhir yang tak kalah penting, anak juga tidak panik saat menghadapi situasi darurat medis tertentu.

Dengan menguasai keterampilan dalam menghadapi situasi darurat, anak akan merasa lebih berani dan mandiri. Meski begitu, tetap hal utama yang tak boleh dilupakan, anak juga diajarikan untuk segera melapor ke bunda atau orang dewasa lainnya jika terjadi situasi darurat tertentu.

Poin penting lainnya, keterampilan anak dalam pengetahuan P3K akan membuat bunda merasa nyaman. Bunda tidak perlu khawator berlebihan saat anak beraktivitas di luar ruangan, entah di sekolah atau lingkungan rumah. Pendek kata, tidak ada kata terlalu dini untuk mempelajari teknik pertolongan pertama dalam situasi darurat medis!

Jangan lupa untuk mengunjungi Instagram PINO Indonesia, Tokopedia & Shopee UNIFAM Official Store untuk mendapatkan promo terbaik dari produk-produk UNIFAM.

 

 

Bagikan Artikel