Artikel

Memilih Cemilan Tepat Bagi Anak

Post pada 04 Oct 2020

Mungkin hampir semua Bunda pernah mendengar bahwa snack atau camilan atau makanan ringan dianggap sebagai sesuatu yang negatif bagi anak. Padahal tidak semua snack membawa efek butuk bagi kesehatan lho, termasuk bagi anak Anda. Tahukah Bunda, bahwa dalam perkembangan anak, untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian anak, tidak hanya cukup dari makanan utama saja, tapi snack atau camilan juga dapat memberikan tambahan nutrisi.

Hampir semua anak menyukasi snack, dan bahkan menjadi waktu yang sangat dinantikan. Bukan hanya karena bentuknya yang menarik, tapi juga rasanya yang disukai, dibandingkan makanan utama.  Jika anak suka ngemil, perlukah Bunda membatasinya? Berikut beberapa hal yang perlu Bunda ketahui.

Mengapa anak perlu makan snack atau cemilan?

  • Snack membantu membentuk pola dan kebiasaan makan bagi anak. Dalam sehari anak perlu makan 5-6 kali, dimana 3 kali merupakan waktu makan utama dan 2-3 kali merupakan waktu untuk makanan selingan. Pemberian snack dapat dilakukan setelah selesai makan makanan utama atau 1-2 jam sebelum makan makanan utama selanjutnya.
  • Snack berfungsi sebagai pengganjal rasa lapar diantara waktu makan, sehingga pada waktu makan makanan utama, anak tidak makan berlebihan.
  • Snack dapat memberikan energi dan nutrisi tambahan bagi anak untuk mendukung tumbuh kembangnya. Apalagi pada anak usia pra-sekolah dan sekolah, tentunya banyak aktivitas yang dilakukan dan membutuhkan energi.
  • Snack menjadi salah satu alternatif untuk memotivasi anak untuk melakukan sesuatu, karena proses snacking menghadirkan saat-saat yang menyenangkan bagi anak.

Bagaimana memilih snack atau cemilan yang baik bagi anak?

  • Pilih makanan yang sehat sebagai snack, yang mengandung vitamin untuk menunjang tumbuh kembangnya. Hindari pemberian snack yang mengandung MSG, terlalu manis atau terlalu asin.
  • Buah-buahan, sereal, kacang-kacangan, yogurt, keju, agar-agar atau makanan yang mengandung susu dapat menjadi alternatif cemilan sehat bagi anak. Agar lebih menarik, sajikan dalam porsi kecil, dihidangkan dengan bentuk lucu dan kombinasi dengan bahan-bahan makanan lain yang sesuai.
  • Ukuran dan tekstur snack juga perlu diperhatikan, agar anak tetap dapat menikmati proses makan.

Milkita Pasta bisa menjadi salah satu pilihan tepat bagi Bunda untuk memberikan snack sehat bagi anak. Selain rasanya yang lezat dalam bentuk pasta, Milkita Pasta juga mengandung susu dan kalsium. Dikemas dalam satu sachet kecil yang sangat mudah untuk dimakan langsung, atau bisa juga disajikan sebagai topping snack lainnya seperti buah, agar-agar dan sebagainya. Tersedia dalam dua pilihan rasa vanilla dan cokelat yang disukai anak.

Bagikan Artikel