Article

Lebih Dalam tentang Flexitarian, Ini Diet atau Gaya Hidup Sehat?

Post On 21 Nov 2022

Diet. Keputusan itu paling banyak diambil orang ketika sadar berat badan sudah berlebih. Dari sekian banyak jenis diet, ada satu yang lagi banyak dibicarakan. Yup, diet Flexitarian yang mengedepankan buah dan sayuran sebagai menu utama.

Diet Flexitarian ini dikenalkan pakar gizi Dawn Jackson Blatner yang berharap orang-orang tetap menjalani hidup sehat menjadi vegetarian tanpa harus melarang diri mengkonsumsi produk hewani.

Diet Flexitarian memang fokus pada memperbanyak konsumsi buah dan sayuran  tanpa mencoret konsumsi protein hewani, karbohidrat, maupun nutrisi lainnya. Pelaku diet ini tetap konsisten mengkonsumsi buah dan sayuran sebagai porsi utama setiap hari.

Inilah jawaban diet Flexitarian menjadi pilihan yang mudah diadopsi bagi yang berniat mengaplikasikan gaya hidup sehat yang berkesinambungan. Maka itu, sejumlah pihak menilai Flexitarian adalah pilihan menerapkan gaya hidup sehat ketimbang diet.

BACA: Yuk, Kenalan dengan Ahli Gizi dan Perannya dalam Menangani Masalah Gizi

Pendek kata, diet Flexitarian tetap memperbolehkan makan daging sesekali saja. Lagi pula pola diet satu ini punya lebih banyak manfaat kesehatan karena asupan serat dan lemak sehatnya sangat tinggi. Manfaat kesehatan dari menerapkan pola makan ala Flexitarian ini antara lain:

1. Jantung lebih sehat

Diet dan pola makan Flexitarian menekan risiko penyakit jantung karena banyak mengkonsumsi makanan kaya akan serat dan antioksidan.

2. Berat badan ideal

Mereka yang menerapkan Flexitarian cenderung mendapatkan berat badan ideal dalam waktu yang cepat.

3. Mengurangi risiko diabetes

Pola diet Flexitarian bermanfaat untuk mencegah risiko mengalami diabetes.

4. Kanker

Pelaku Flexitarian disebut-sebut dapat menekan risiko mengalami kanker karena pola makannya lebih didominasi nabati ketimbang hewani.

Hanya tantangan dalam Flexitarian adalah pengolahan sayuran dan buah secara harian mengingat dua produk bahan makanan itu kurang tahan lama. Sebagai solusinya adalah mengkombinasikan dengan cold-pressed juice. Teknik cold-pressed juice ini dapat membuat buah dan sayur tidak terpapar panas dan oksidasi.

Lantaran prosesnya yang singkat, maka kandungan nutrisi dalam buah atau sayuran pada minuman cold-pressed juice lebih banyak sampai 80 persen. Kemudian, minuman ini juga tak mengandung gula atau pemanis buatan.

Benefit lainnya, cold-pressed juice biasanya minuman yang berasal dari beberapa buah dan sayuran sehingga kaya akan nutrisi ketimbang jus biasa. Meski begitu, proses pengambilan ekstrak buah atau sayur pada cold-pressed juice hanya cairannya saja. Seratnya sendiri menjadi ampas sehingga minuman ini minim serat.

BACA: Ketahui Bedanya Jus Biasa versus Cold-Pressed Juice

Biar lebih afdol bisa pula diselingi dengan jus buah. Hanya tekstur jus cenderung kental dibanding cold-pressed juice yang konsisten berupa cairan yang merupakan sari pati dari buah dan sayuran.

Bila memang menyukai minum jus, sebaiknya menghindari bahan tambahan lain dan segera minum setelah diproses. Meski begitu, boleh saja menambahkan Pino Es Serut Buah yang sudah dibekukan agar makin kaya rasa dan menyegarkan. Kemudian, disarankan agar minum air putih setelah minum jus. Tujuannya agar membantu menjaga kadar gula tetap stabil.

Jangan lupa untuk mengunjungi Instagram PINO Indonesia, Tokopedia & Shopee UNIFAM Official Store untuk mendapatkan promo terbaik dari produk-produk UNIFAM.

 

 

 

 

Share This Article