Artikel

Lakukan Hal Ini Untuk Kendalikan Emosi Anak

Post pada 29 Nov 2021

Berdasarkan penelitian G. Gergely dan J. S. Watson (1999), seorang anak bahkan telah meniru sikap orang tuanya sejak bayi. Cara mereka mengekspresikan diri sangat bergantung ekspresi yang ditunjukkan orangtua. Hal ini menjadikan keluarga sebagai tempat pembelajaran pertama bagi anak, mulai dari pengendalian emosi, bagaimana cara dia bersosialisasi, bahkan sampai tingkat kecerdasan yang dimiliki sang anak merupakan hasil dari bentuk pola asuh orangtua.  
 
Perlu diketahui bahwa manusia memiliki emosi, begitu pula dengan orangtua dan anak. Menjadi orangtua yang mawas diri terhadap emosi yang dimiliki merupakan impian semua orang, namun bagaimana bila kita sudah tidak bisa lagi menahan emosi? Mengekspresikan kemarahan dengan cara yang meledak-ledak atau menggunakan hukuman fisik kadang terjadi diluar kendali orangtua. Hal tersebut pun bisa dilakukan juga oleh si anak ketika mulai beranjak dewasa karena amarah dan kekerasan merupakan cara mereka menyampaikan atau menyalurkan emosi.

Baca juga:  Ikutan Yuk, Kegiatan Seru Happy Moms for Happy Family dari Milkita
 
Kebiasaan mengelola emosi anak ditanamkan sejak kecil. Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan model berperilaku kepada anak secara tepat. Berikut beberapa tips dari PINO yang dapat dilakukan ketika anak berbuat salah agar dapat menangkap pesan secara tepat:

1. Atur Pola Nafas
 
Menyampaikan pesan secara halus kepada anak ketika emosi adalah hal yang sulit. Sebelum bereaksi atau berbicara kepada anak, ada baiknya orang tua mengambil nafas dalam-dalam terlebih dahulu. Psikolog anak, Fathya Artha Utami, mengatakan mengatur nafas merupakan salah satu cara terbaik untuk bisa mengendalikan emosi.
 
"Emosi ada yang kecil dan ada yang besar, tapi biar lebih lihai kita perlu melatih setiap hari. Yang pertama, bisa mengatur nafas," ujar dirinya seperti yang dikutip Suara.com.
 
2. Memahami Alasan Anak
 
Terkadang, tingkah laku anak memang membuat orangtua garuk-garuk kepala. Misalnya, mencoret-coret tembok rumah atau bermain dengan alat-alat berbahaya. Pada dasarnya anak pun tengah mencari caranya sendiri untuk mengekspresikan diri dan menyampaikan pesan. Maka, penting bagi orangtua untuk mengetahui alasan di balik sikap sang anak terlebih dahulu yaitu dengan memahami alasan anak melakukan hal tersebut.

 
3. Belajar Mendengarkan Anak
 
Pola pikir orangtua tentu jauh lebih terbentuk dan matang ketimbang pola pikir anak. Hal ini terkadang membuat orangtua tidak mengindahkan kata-kata anak yang masih belum terstruktur secara baik. Kendati demikian, memberi perhatian kepada kata-kata anak dapat membuat orangtua memahami maksud dan niat di balik perilaku anak, dan anak pun tidak akan merasa diabaikan serta merasa didengar.
 
Usai melakukan beberapa tips tersebut, kegiatan yang bermanfaat selanjutnya adalah menikmati momen kecil bersama anak, sesederhana menikmati es bersama si kecil.  Es serut merupakan salah satu hidangan favorit anak-anak yang menyegarkan dan juga es ternyata bermanfaat bagi kesehatan psikis dan kesehatan fisik anak.
 
Ditengah berbagai produk es saat ini, PT United Family Food (UNIFAM) hadir menyediakan pilihan cemilan bergizi bagi keluarga Indonesia. Salah satunya, ada PINO Ice Cup yang memiliki kelebihan dan dibuat dengan paduan buah-buahan yang memberikan kesegaran dan gula asli tanpa pemanis buatan. PINO memiliki rasa yang beraneka ragam diantaranya; Anggur, Strawberry dan Jeruk. Cara mengkonsumsinya pun sangat mudah, cukup dibekukan dalam lemari pendingin dan nikmati keseruan dalam setiap serutannya. 
 
Nikmati serunya serut-serut PINO Ice Cup bersama keluarga, obrolan bersama si kecil pun akan lebih menyenangkan. Ingin tahu produk PINO Ice Cup lebih lanjut Moms bisa kunjungi Instagram @Pino_Indonesia 
 
Baca juga:   Jawaban Bahan Baku Permen Susu Milkita Berasal Sapi Selandia Baru


 

Bagikan Artikel