Kata Pakar

Lakukan Empat Langkah Ini agar Terhindar dari Rasa Lelah akibat Sekolah

Post pada 31 Jul 2022

Aktivitas harian yang padat dapat memicu anak mengalami kelelahan. Ini adalah gangguan yang lazim terjadi pada anak usia sekolah. Apalagi bila anak sudah memikul tanggung jawab yang lumayan banyak.

Misalnya saja, anak berkewajiban untuk ikut bimbingan sekolah. Belum lagi aktivitas menjalani ekstrakurikuler. Kemudian ketika di rumah, anak harus memikirkan deretan pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

Praktis, energi anak akan terkuras. Kemudian pada gilirannya anak akan mengalami kelelahan baik secara psikis maupun fisik. Dampaknya, anak dapat lebih mudah merasa bosan, mudah mengantuk, sehingga membuat prestasi akademiknya menurun.

Seringkali tanda-tanda kelelahan yang dialami anak luput dari perhatian orang tua. Meski begitu, tidak ada kata terlambat untuk mengatasi kelelahan yang dialami anak sehingga prestasinya dapat tetap terjaga.

BACA: Kebiasaan Bangun Pagi Bagus untuk Kesehatan Mental, Apa Kata Psikolog?

Ada beberapa tips dari Psikolog Anak Tioni Asprilia, M.Psi dari Kalbu.co.id yang dapat bunda lakukan agar anak terhindar dari kelelahan.

1. Pastikan jam tidur buah hati cukup

Jaga waktu istirahat anak dalam porsi yang ideal. Jam tidur sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak dan dapat mempersiapkan anak untuk beraktivitas di hari berikutnya. Banyak pakar yang sepakat jam tidur yang direkomendasikan untuk anak usia sekolah adalah 9 sampai 12 jam dalam sehari.

Selama tidur, selain beristirahat otak anak akan bekerja untuk menyimpan informasi dan regenerasi. Kurangnya tidur dapat membuat anak lebih lelah, moody, dan mudah marah. Hal ini juga dapat mengganggu konsentrasinya dalam beraktivitas.

2. Ciptakan pembelajaran yang melibatkan anak

Bunda sebaiknya menciptakan proses pembelajaran yang menyenangkan sekaligus dapat melibatkan anak. Hal ini dapat meningkatkan motivasi anak dalam belajar sehingga anak dapat mengurangi kelelahan psikis yang dialami selama belajar. Hindari aktivitas pembelajaran yang terlalu formal dan membosankan. Hindari pula membebani anak dengan terlalu banyak materi dan tuntutan untuk mendapatkan nilai bagus.

Anak dapat belajar lebih baik ketika ia terlibat langsung melalui observasi, mendengarkan, mengeksplorasi, bereksperimen, serta mengajukan pertanyaan. Dengan mendorong ketertarikan anak terhadap apa yang sedang dipelajarinya, ia akan lebih termotivasi untuk memahami hal tersebut dan tidak merasa terpaksa.

3. Jaga agar anak dalam kondisi fit

Poin ini terkait dengan kecukupan kebutuhan gizi. Rasa lelah anak juga dapat disebabkan kurang terpenuhinya kebutuhan gizi anak setelah beraktivitas padat seharian. Hal ini dapat diatasi dengan memastikan anak mengkonsumsi makanan yang sehat dengan gizi seimbang. Karena anak cenderung sangat aktif, pastikan apa yang disajikan kepada anak dapat mencukupi kebutuhan energinya yang tinggi meliputi karbohidrat, protein, dan vitamin.

BACA: Cara Simpel agar Anak Tak Alami Academic Burnout

Menyantap makanan yang sehat seperti buah dapat dibuat lebih menyenangkan dengan membuatkan anak ragam minuman dingin. Misalnya saja smoothie yang dicampur dengan potongan buah dan Pino Es Serut Buah. Dengan begitu, anak dapat menikmati buah dengan sensasi yang berbeda.

Jangan lupa juga untuk memastikan bahwa kelelahan yang dialami buah hati tidak terkait dengan masalah kesehatan apapun.

4. Bantu anak Kelola stres

Kelelahan yang dialami anak juga dapat disebabkan oleh stres. Ketika anak mengalami stress dan sampai pada titik lelah, berarti anak telah menggunakan sebagian besar glukosa di otaknya yang diperlukan untuk menjaga energinya selama seharian penuh.

Bunda dapat membantu anak untuk mengelola stress anak dengan secara pro aktif menanyakan kepada si kecil apa yang sedang dirasakan saat ini. Bantu anak untuk mengenali apa yang sedang dirasakannya dan kesulitan apa yang sedang dihadapinya saat ini.

Bila anak merasa stres karena sulit mengikuti pelajaran di sekolah, bunda dapat membantu anak mengeksplorasi solusi bagi permasalahannya, misalnya dengan menawarkan untuk ikut les. Hanya dengan catatan, biarkan anak memilih sendiri solusi apa yang ingin dijalaninya. Jangan sampai mengikutkan anak les malah membuatnya semakin stress karena terpaksa.

Anak yang mudah lelah kadang tidak mudah untuk dipahami dan dideteksi bunda. Atas dasar itu, bunda perlu lebih peka untuk mencermati perubahan dalam keseharian buah hati. Bila memang dirasa perlu, bunda dapat meminta bantuan dokter anak agar dapat menemukan solusi yang tepat untuk mengatasi kelelahan pada buah hati.

Jangan lupa untuk mengunjungi Instagram PINO IndonesiaTokopedia & Shopee UNIFAM Official Store untuk mendapatkan promo terbaik dari produk-produk UNIFAM.  

 

 

 

Bagikan Artikel