Article

Kebiasaan Bangun Pagi Bagus untuk Kesehatan Mental, Apa Kata Psikolog?

Post On 25 Jul 2022

Banyak crazy rich di dunia punya kebiasaan yang sama, yakni bangun pagi. Mulai dari Bill Gates, Elon Musk, sampai Sheryl Sandberg yang jadi orang kuat di Facebook. Mereka meyakini momen matahari terbit memegang peranan penting menjaga pikiran tetap sehat sepanjang hari. Sebaliknya, rutinitas pagi yang kusut justru memancing mood yang negatif sepanjang hari.

Bangun lebih awal juga dipercaya menjadikan waktu di pagi hari tak begitu melelahkan. Tapi dengan catatan, porsi tidur yang cukup tetap terpenuhi. Bagaimanapun kualitas tidur sangat berpengaruh terhadap suasana hati.

BACA: Boleh Nggak Anakku Minum Minuman Kemasan Dingin, Ini Kata Pakar Gizi

Kenapa memulai rutinitas di pagi hari penting? Simak penjelasan berikut ini dari Psikolog Tioni Asprilia, M.Psi., Psikolog yang merupakan Psikologi dari Kalbu.life.

1. Suasana hati lebih positif

Kebiasaan bangun di pagi hari dapat membuat pikiran menjadi lebih positif daripada kebiasaan terjaga hingga malam hari. Hal ini dikarenakan mereka yang bangun di pagi hari memiliki hari lebih panjang dan lebih lama terpapar sinar matahari daripada mereka yang aktif di malam hari.

Cahaya matahari sendiri dikatakan dapat meningkatkan produksi hormon serotonin di otak. Hormon serotonin terkait dengan suasana hati yang lebih positif, tenang, dan fokus. Secara tidak langsung, kebiasaan bangun pagi mendorong seseorang menjadi sosok yang optimistik, teliti, dan dapat menjalani hari dengan lebih bahagia.

2. Mengurangi stress di pagi hari

Bangun pagi membantu seseorang lebih tenang dan cenderung lebih terorganisir dalam aktivitasnya karena ia memiliki banyak waktu untuk melakukan berbagai hal sebelum memulai kesibukannya, seperti menyiapkan sarapan yang sehat, berolahraga, atau berangkat lebih pagi untuk menghindari macet.

Ini tentu saja mendukung kesehatan mental lantaran terhindar dari rasa frustasi akibat diburu waktu. Mereka yang tidur lebih malam, cenderung mengalami apa yang disebut sebagai ‘social jetlag’ karena mereka perlu mengejar lini waktu di lingkungan masyarakat yang dimulai sejak pagi hari.

Bangun lebih pagi juga memberikan kesempatan bagi seseorang untuk merencanakan harinya, yang mana merencanakan hari terlebih dahulu seringkali membuahkan hari yang lebih produktif.

3. Kualitas tidur lebih baik

Terbiasa bangun pagi menandakan seseorang cenderung memiliki pola tidur yang baik. Dengan bangun di pagi hari, seseorang akan cenderung untuk mengantuk lebih cepat di malam hari, yang mana hal ini dapat membantunya menjaga pola tidur teratur dan berkualitas.

Tidur yang berkualitas turut menjaga suasana hati, meningkatkan konsentrasi, dan daya ingat. Satu lagi benefitnya adalah menekan risiko masalah kesehatan termasuk kesehatan mental.

Kualitas tidur berpengaruh terhadap kesehatan mental karena ketika kita berada pada tahap tidur Rapid Eye Movement (REM), otak kita menjadi aktif dalam memproses informasi yang meliputi pikiran dan memori.

Kurangnya waktu tidur yang berkualitas dapat menghambat pemrosesan pikiran dan memori yang positif selama tidur sehingga seseorang dapat menjadi lebih reaktif secara emosional dan mood cenderung lebih negatif.

BACA: Bunda, Bantu Anak Terampil Isi Waktu Luang, Yuk!

4. Daya tahan tubuh

Kurangnya tidur yang cukup dan berkualitas dapat berdampak buruk terhadap daya tahan tubuh. Hal ini dikarenakan saat tidur kita memproduksi hormon sitokin. Hormon ini dibutuhkan ketika tubuh kita sedang mengalami infeksi, pembengkakan, atau sedang stress. Tidur yang tidak cukup dapat mengurangi produksi hormon protektif ini.

5. Lebih fokus dan konsentrasi

Seperti disebutkan di awal tulisan, crazy rich dunia punya kebiasaan bangun di pagi hari. Ini menunjukkan mereka paham betul benefit dari kebiasaan bangun pagi, utamanya dalam menjaga konsentrasi dan fungsi kognitif. Seseorang yang bangun lebih awal dengan waktu tidur cukup akan lebih siap untuk menghadapi hari dan memiliki kemampuan untuk fokus yang lebih baik.

Kurangnya waktu dan kualitas tidur seseorang dapat membuat mereka lebih tidak siaga dan cenderung bingung sehingga sulit bagi mereka untuk berpikir kompleks seperti berusaha menyelesaikan suatu permasalahan. Sejumlah studi menyebutkan bangun pagi mendorong seseorang lebih fokus dan punya kemampuan problem solving yang lebih baik.

Poin-poin di atas telah menjelaskan beberapa alasan pentingnya bangun pagi dan memulai hari lebih awal. Bangun pagi merupakan kebiasaan baik yang dapat memberikan dampak positif terhadap kesehatan fisik maupun mental. 

Perlu diketahui pula bahwa tubuh memiliki ritme yang mengatur rasa lelah dan terbangun dalam satu hari. Meski ritme setiap orang berbeda-beda, tetapi penting untuk menjaga ritme yang dapat menyesuaikan diri kita lebih baik dengan lini waktu sosial agar kesehatan fisik dan mental kita dalam memenuhi tuntutan kehidupan dapat tetap terjaga.

Jangan lupa untuk mengunjungi Instagram PINO Indonesia, Tokopedia & Shopee UNIFAM Official Store untuk mendapatkan promo terbaik dari produk-produk UNIFAM.  

 

Share This Article