Article

Daftarkan Balita ke Prasekolah Tak Wajib Asal Pertimbangkan Faktor Ini

Post On 25 May 2022

Begitu si upik masuk usia pra sekolah, muncul pertanyaan yang paling umum, yakni apakah dia harus masuk playgroup? Jawabannya pasti beragam. Dan, tiap jawaban punya argumen sendiri-sendiri.

Keputusan perlu atau tidaknya buah hati didaftarkan ke playgroup sejatinya berangkat dari kepentingan anak. Sepanjang bunda mampu menerapkan pola pengasuhan yang tepat dan relevan dengan tumbuh kembangnya, bisa jadi si upik tak perlu masuk playgroup.

Lagi pula tidak ada batasan pasti di usia berapa sebaiknya anak masuk playgroup. Alasannya, indikator tiap anak pasti berbeda-beda. Hanya yang paling bisa dilihat adalah aspek kemandirian. Sejauh mana anak bisa dilepas secara mandiri tanpa tergantung pada bunda. Contoh konkret seperti mampu mengontrol buang air alias sudah tak ngompol lagi.

Meski begitu, kadang kala keputusan mendaftarkan buah hati ke playgroup berangkat dari kepentingan orangtua. Khususnya adalah bunda yang bekerja di luar rumah. Ada rasa nyaman meninggalkan anak di playgroup ketimbang di rumah.

Faktor lainnya adalah bunda menilai playgroup menjadi tempat yang tepat untuk membantu stimulasi anak, memiliki kurikulum pengasuhan, atau bisa juga karena alasan lebih aman ketimbang di rumah.

BACA: Kenali Dulu Faktor yang Pengaruhi Anak Bermain, Baru Pilah Jenis Permainannya

Lalu bila sudah mempertimbangkan faktor tadi, pertanyaan berikutnya adalah prasekolah mana yang bagus? Sebelum menjawab ini, lebih baik meluruskan dulu konsep sekolah. Persepsi yang sebaiknya terbangun adalah bukan mencari sekolah terbagus, terbaik, atau termahal. Hal yang paling penting adalah mencari sekolah yang tepat untuk buah hati.

Indikator yang bisa digunakan untuk menentukan sekolah yang tepat buah hati antara lain:

1. Jarak

Lebih baik pilihlah sekolah yang tak terlalu jauh dari rumah. Tujuannya agar waktu tempuhnya singkat dan terhindar kemacetan. Dengan begitu bisa diatur dengan cermat waktu mengantar dan menjemput.

2. Luas sekolah dan kurikulum

Bila si kecil bergerak aktif, sebaiknya pilihlah sekolah yang memiliki halaman luas. Dia akan leluasa bergerak untuk menyalurkan energi berlebihnya.

3. Jumlah siswa

Bila si kecil menunjukkan karakter pemalu, mungkin lebih tepat bersekolah dengan jumlah siswa yang sedikit. Atau bisa juga meminta bantuan guru agar menempatkan dengan teman-teman yang memiliki karakter sama.

BACA: Latih Anak Bertanggung Jawab dengan Akui Ruang Privatnya

4. Guru

Guru adalah poin sentral yang menjadi pertimbangan dalam memilih prasekolah. Selain faktor latar belakang pendidikan, menilai kapasitas dan kapabilitas guru bisa dilihat dari caranya berinteraksi dengan anak. Mulai dari ekspresi, pilihan kalimat, dan kemampuan dekat dengan anak.

Pastinya tidak ada keharusan anak balita didaftarkan dalam playgroup sepanjang bunda yang pastinya adalah ibu andalan keluarga mampu menstimulasi dengan baik tumbuh kembangnya. Kalaupun memang diperlukan, silahkan saja mendaftarkan buah hati ke prasekolah.

Jangan lupakan juga bekal untuk si dia. Pastikan bekalnya bernutrisi tinggi, praktis, dan disukai anak. Bila perlu sertakan minuman semacam Pino Es Serut Buah yang menyegarkan.

Jangan lupa untuk mengunjungi Tokopedia & Shopee UNIFAM Official Store untuk mendapatkan promo terbaik dari produk-produk UNIFAM.

 

 

 

Share This Article