Artikel

Cara Tubuh Berterima Kasih Saat Dikasih Kesempatan Lakoni ‘Me Time’

Post pada 29 Oct 2021

Bukan perkara sulit mendeteksi kapan membutuhkan ‘me time’. Tubuh sudah diprogram sedemikian rupa untuk memberikan sinyal agar merealisasikan agenda ‘me time’.

Misalnya sinyal munculnya rasa cemas atau khawatir dalam durasi panjang. Padahal, kecemasan itu sama sekali tidak dasarnya. 

Bisa juga sinyal tubuh gampang lelah meski sudah tidur lebih dari cukup. Konsekuensi ketiadaan solusi mengatasi kelelahan yang diderita tubuh bakal mengundang penyakit. Makin repot lagi.

Berikutnya, sulit mengelola emosi sehingga mudah marah, kecewa, atau sedih tanpa sebab. Emosi yang tidak stabil kadang kala mendorong untuk makan berlebih demi mencari kenyamanan. 

Bila sudah mengalami satu atau lebih sinyal yang disebut sebelumnya, itu sudah pertanda perlunya ‘me time’.

‘Me time’ atau meluangkan waktu sejenak untuk diri sendiri tidak sekadar mendorong rasa bahagia dan rileks, tapi juga mengundang benefit bagi kesehatan tubuh.

Kira-kira apa saja manfaat ‘me time’ terhadap kesehatan? yuk coba simak penjelasan berikut ini.

1. Tingkatkan imunitas

Ada korelasi erat antara ‘me time’ dengan peningkatan imunitas tubuh. Ini bukan sekadar isapan jepol tapi terbukti secara ilmiah. Simak saja riset yang dipublikasikan dalam jurnal Psychosomatic Medicine. 

Di situ terungkap bila ‘me time’ akan menciptakan energi positif dan perasaan bahagia yang pada gilirannya akan membantu tubuh membentengi diri dari penyakit flu. 

2. Tekan stres

Benefit yang paling terasa saat me time adalah menekan tingkatan stres. Me time akan membuat situasi menjadi lebih tenang dan pikiran lebih jernih. Praktis, stres akan mudah lenyap.

3. Lebih konsentrasi

Tak perlu suplemen khusus demi meningkatkan konsentrasi. Tinggal siapkan ‘me time’ saja. Begitu momen me time sudah didapatkan, maka dengan sendirinya pikiran buntu atau kepenatan akan minggir.

4. Tekan risiko penyakit jantung
Coba diperhatikan, apa yang dirasakan begitu usai mampir ke salon atau refleksi? Merasa rileks? Yup, itulah cara tubuh berterima kasih sehingga perasaan bahagia langsung terasa. Dan, menurut riset European Heart Journal, seseorang yang merasa hepi turut membantu penurunan risiko penyakit jantung sampai 22 persen.

5. Lebih Kreatif

Studi Washington University mengungkapkan orang yang menyendiri akan lebih kreatif menciptakan ide-ide cemerlang dibanding mereka yang berkelompok. Artinya, memiliki ‘me time’ ternyata berkontribusi pada produktivitas melahirkan gagasan yang briilian.

Sejatinya, daftar manfaat me time masih panjang. Setidaknya, lima poin penjelasan sebelumnya dapat memberikan gambaran jangan meremehkan me time. Lagi pula, jangan pesimistis dulu kalau ‘me time’ itu sulit diwujudkan

Baca juga: Optimalkan Me Time sebagai Momen Perawatan Diri

Saat pikiran jenuh terkadang kita butuh mengobrol bersama keluarga atau teman sambil makan cemilan. Salah satu opsi cemilan yang enak untuk bersantai lepas stres yakni Milkita Candy. 

Permen Milkita merupakan pelopor permen susu di Indonesia dan telah melayani keluarga di Indonesia lebih dari 20 tahun. Dibuat dari Susu Sapi Segar, sehingga Milkita mengandung berbagai kebaikan gizi dari susu untuk meningkatkan kecerdasan dan kreativitas. 

Selain itu, Milkita juga tinggi Kalsium sehingga baik untuk membantu perkembangan tulang dan gigi sehingga baik untuk dikonsumsi oleh anak-anak maupun seluruh anggota keluarga. 

Produk UNIFAM ini tak hanya laris di Indonesia tapi juga mancanegara. Selain itu Anda bisa dengan mudah membelinya di toko offline maupun online. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa kunjungi instagram Milkita di @milkita_indonesia 

Baca juga: Tak Pernah Ada Kata Terlambat Bangun Bonding dengan Ajak Si Kecil Bermain  
 

Bagikan Artikel