Article

Bunda, Anak yang Doyan Sayuran dan Buah Terancam Jadi Idola di Sekolah

Post On 15 Dec 2021

Anak sebaiknya sudah mulai menganut gaya hidup sejat sejak dini. Langkah awal dengan mengenalkan porsi makan yang seimbang. Utamanya adalah sayur dan buah-buahan yang menjadi sumber nutrisi penting bagi si kecil.

Bagi sebagian anak, menyantap sayur dan buah-buahan bisa menjadi momok tersendiri. Ada yang berdalih rasanya jauh dari enak, ada pula yang menganggap sayuran hanya sebatas pelengkap hidangan sehingga tak wajib dimakan.

Di sinilah Bunda berperan penting agar anak mulai menyadari betapa tubuh sangat membutuhkan sayuran dan buah. Caranya bisa dengan melalui bahan bacaan anak tentang sayuran. Atau dapat pula dengan cara yang menyenangkan dengan mengajak anak berpetualang ke pasar tradisional.

Sambil bercerita, jangan lupa sisipkan informasi seputar manfaat buah dan sayur dalam tumbuh kembang si kecil. Info apa saja yang sebaiknya anak ketahui seputar manfaat sayur dan buah? Yuk bareng-bareng kumpulkan infornya.

1. Pencernaan jadi sehat

Sayuran dan buah adalah nutrisi yang kaya serat. Dan, serat yang terkandung dalam sayuran dan buah sangat bermanfaat untuk kesehatan pencernaan. Coba bayangkan bila sistem pencernaan dalam perut terganggu, praktis proses penyerapan nutrisi bakal ikutan bermasalah.

Bila sistem pencernaan bermasalah, maka akan mudah mengundang penyakit. Kenapa? Karena sistem imun tubuh ikutan terganggu karena nutrisi dari makanan gagal terserap tubuh akibat sistem pencernaan bermasalah.

2. Kaya akan gizi

Sudah menjadi pengetahuan umum bila buah dan sayuran mengandung kadar vitamin yang tinggi. Apalagi tubuh tidak bisa memproduksi vitamin. Di sinilah peran sayuran dan buah sebagai sumber utama vitamin bagi tubuh.

Sebut saja vitamin C yang membantu anak dalam melancarkan metabolisme, menjaga jaringan tubuh, plus turut bertanggung jawab dalam kesehatan gigi dan tulang. Lagi pula cukup mudah mendeteksi anak kekurangan vitamin C. Gejala yang muncul seperti sariawan atau luka yang sulit kering.

Selain dari buah, sumber vitamin juga dapat diperoleh dari camilan sehat. Misalnya Pino Jelly High Vit C yang kaya vitamin C. dengan kandungan 70 kalori, produk andalan PT United Family Food ini aman dikonsumsi harian.

Baca juga: Masih Ada PPKM, Simak Tips Habiskan Waktu Bareng Bersama Keluarga

3. Menekan risiko diabetes

Sekarang ini banyak pilihan camilan yang berasal dari sayur dan buah-buahan. Lantaran berpredikat ‘camilan’, maka ini bisa menjadi modus tepat menggantikan makanan manis atau junk food yang selama ini disukai si kecil.

Mengganti camilan berbahan baku sayuran dan buah dapat menekan risiko anak mengalami masalah obesitas. Tentunya sudah menjadi pengetahuan umum bila obesitas itu menjadi pembuka masuknya beragam banyak penyakit seperti diabetes, kolesterol, dan lain-lain.

4. Anak bakal lebih berprestasi di sekolah

Memang ada hubungan santap sayuran dan buah-buahan dengan prestasi anak? Pertanyaan in dijawab lewat hasil studi yang dipublikasikan Journal of School Health. Studi itu menunjukkan bila anak yang suka makan sayur lebih berprestasi di sekolah. Sebaliknya, anak yang kurang santap sayur cenderung nilai akademisnya lebih rendah.

Tambahan lagi, studi itu juga menunjukkan anak yang terbiasa mengkonsumsi sayur dan buah berisiko rendah mengalami kesulitan membaca.

Itulah empat benefit yang bisa Moms dalam upaya mendorong si kecil mulai menganut gaya hidup sehat sejak dini.

Baca juga: Lima Ide Kado Natal yang Cocok bagi Buah Hati Tercinta  

Share This Article