Artikel

Bukan Perkara Mudah Temukan Nama ‘Unifam’, Butuh Waktu Setahun  

Post pada 08 Jun 2021

PT United Family Food (Unifam) berangkat dari bisnis keluarga. Dalam tempo singkat, bisnis keluarga ini sudah berkembang menjadi perusahaan Fast Moving Consumer Goods (FMCG) yang cukup terpandang.
 
Jauh sebelum mendirikan Unifam, sang pendiri Susylia Sukana, terbilang aktif mendirikan berbagai perusahaan. Sebut saja Unican Surya Agung, Pandaria Makmur, dan Fonusa Agung Mulia yang bergerak di sektor manufaktur.
 
Dalam perjalanan waktu, seluruh perusahaan itu dilebur menjadi Unifam. Inisiatif itu berangkat dari Steven Erwin Wijaya yang kini menduduki posisi CEO Unifam. Ada dua tujuan peleburan semua perusahaan itu menjadi satu holding manajemen.
 
Satu, pertama sebagai satu corporate branding identity yakni United Family Food (UNIFAM) dan supaya para consumer tahu bahwa produk-produk seperti Cola Candy, Jagoan Neon merupakan bagian dari UNIFAM. Kedua, demi efisiensi.

Baca juga: CEO Unifam Ungkap Strategi Bumikan Visi Misi Perusahaan   
 
Setelah semua manajemen setuju, Steven memiliki pekerjaan lagi yaitu menentukan nama bagi perusahaan holdingnya tersebut. Ia lantas mengundang sejumlah brand agency untuk merumuskan sebuah nama holding. Namun dari ratusan nama yang masuk tak satupun cocok bagi Steven. 
 
"Kurang lebih satu tahun proses menentukan nama. Ada ratusan nama yang masuk tapi bagi saya tidak ada yang sreg. Saya merasa tidak ada rohnya. Akhirnya saya merenung-renung sendiri,”kata Steven.
 
Dari permenungan itu pria lulusan master bisnis di Amerika ini, menemukan beberapa hal yang kemudian dijadikan dasar pemilihan nama United Family Food. Pertama, produk portfolio Unifam ialah membuat produk-produk makanan yang kebanyakan orientasinya ditujukan untuk keluarga atau family consumption. 
 
Kedua, iklan produk Unifam, product positioning juga semua untuk keluarga. Ketiga, distributor mengatakan pendekatan Unifam itu sangat kekeluargaan sehingga merasa produk Unifam seperti milik mereka sendiri.
 
Keempat, karyawan merasa Unifam sebagai second family mereka. Kelima, status bisnis Unifam yang adalah family company sekalipun operasional kini telah dikelola secara profesional dengan melibatkan para tenaga profesional di bidangnya
 
Lalu sejak tahun 2012, nama Unifam resmi digunakan sebagai nama holding bagi semua perusahaan-perusahaan yang didirikan Susy. Nama Unifam sendiri merupakan singkatan dari United Family. 
 
“Dengan alasan, pertama untuk mengingatkan diri kita sendiri. Kalau family itu mau kuat itu ya harus united atau bersatu. Kalau family mau berkembang dan kuat ya harus bersatu. Kedua, orientasi produk adalah untuk keluarga. Jadi bukan sekadar nama cantik, tapi ada histori dan alasan mengapa nama itu menjadi Unifam. Bila dulu ada banyak perusahaan bagaimana ini bisa united as family. Kira-kira itu satu perubahan yang saya lakukan,”jelas Steven.
 
Baca juga: Gaya Kepemimpinan Ibu Susy di Mata Karyawan Unifam  

Bagikan Artikel